Laman

Tampilkan postingan dengan label Obat Tradisional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Obat Tradisional. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 07 November 2009

KHASIAT BUNGA ROSELLA YANG LUAR BIASA

Tanaman Rosella memiliki lebih dari 300 spesies yang tersebar pada daerah tropis dan non tropis. Biasanya, digunakan sebagai tanaman hias dan beberapa diantaranya dipercaya memiliki kasiat medis, salah satu diantaranya adalah rosella merah atau rosella (Hibiscus Sabdariffa L.). Nama lain rosella adalah Hibiscus Sabdariffa L., H. Sabdariffa varaltissima, Rozelle, Red Sorrel, Sour-sour, Lemon bush, Florida cranberry, Oseille rouge (Perancis), Quimbombo Chino (Sepanyol), Karkad (Afrika Utara), Bisap (Senegal).

Pohon Roselle adalah sejenis perdu yang mudah ditaman. Cara penanamannya dengan menggunakan biji yang kering kemudian disemai.

Pada tahun 2006, dilakukan penelitian tentang manfaat medis dari rosela merah dan diperoleh hasil terdapat 1,7 mmmol/prolox antioksidan. Jumlah itu lebih banyak dibandingkan kumis kucing yang antioksidannya teruji klinis meluruhkan batu ginjal. Menurut penelitian Ballitas Malang, bunga rosella, terutama dari tanaman yang berkelopak bunga tebal (juicy), misalnya Rosela Merah berguna untuk mencegah penyakit Kanker dan Radang, mengendalikan tekanan darah, melancarkan peredaran darah dan melancarkan buang air besar.

Kelopak bunga Rosela dapat diambil sebagai bahan minuman segar berupa sirup, teh, selai, dan minuman, terutama dari tanaman yang berkelopak bunga tebal, yaitu Rosela Merah. Kelopak bunga tersebut mengandung vitamin C, vitamin A, dan asam amino. Asam amino yang diperlukan tubuh, 18 diantaranya terdapat dalam kelopak bunga Rosela, termasuk arginin dan legnin yang berperan dalam proses peremajaan sel tubuh. Selain itu, Rosela juga mengandung protein dan kalsium.

Di Malaysia, Rosella juga disebut Asam paya, Asam kumbang atau Asam susur, merupakan tumbuhan yang mempunyai keluarga yang sama dengan bunga raya/sepatu (Hibiscus rosasinensis). Tumbuhan Rosella ada yang mengatakan berasal dari India tetapi ada juga pendapat yang mengatakan Rosella berasal dari Afrika Barat. Tumbuhan Rosella ini semula diperkenalkan di Malaysia sejak lebih dari tiga abad yang lampau. Di India Barat disebut dengan Jamaican Sorrel.

Pohon Rosella tumbuh dari biji/benih dengan ketinggian yang bisa mencapai 3 - 5 meter serta mengeluarkan bunga hampir sepanjang tahun. Bunga Rosella berwarna cerah, Kelopak bunga atau kaliksnya berwarna merah gelap dan lebih tebal jika dibandingkan dengan bunga raya/sepatu. Bagian bunga Rosella yang bisa diproses menjadi makanan ialah kelopak bunganya yang mempunyai rasa yang amat masam. Kelopak bunga ini bisa diproses menjadi pelbagai jenis makanan seperti minuman, jelly, saos, serbuk (teh ) atau manisan Roselle. Daun muda Rosella bisa juga dimakan sebagai ulam atau salad. Sementara itu di Afrika, biji Rosella dimakan karena dipercaya mengandung minyak tertentu. Di Sudan, Rosella diproses menjadi minuman tradisional yang dinamakan Karkadeh dan merupakan minuman kebangsaan orang Sudan.

Tumbuhan herba ini ternyata mampu berfungsi sebagai bahan antiseptik, penambah syahwat, agen astringen. Tanaman ini juga banyak digunakan dalam pengobatan tradisional seperti batuk, ketidakhadaman, lesu, demam, tekanan perasaan, gusi berdarah (skurvi) dan mencegah penyakit hati. Bunga Roselle banyak digunakan untuk pembuatan jus, saos, sirup dan juga sebagai bahan pewarna pada makanan.

Ekstrak daripada kuncup bunganya ternyata mampu berfungsi sebagai antispasmodik (penahan kekejangan), antihelmintik (anti cacing) dan antibakteria. Selain itu rosella ternyata mampu menurunkan kadar penyerapan alkohol. Daun tumbuhan herba ini juga bisa digunakan untuk merawat luka, penyakit kulit dan gigitan serangga. Di India, biji Rosella digunakan untuk mengobati penyakit kulit, kekurangan darah dan kelesuan.

Bahan penting yang terkandung dalam kelompak bunga Rosella adalah Gossy peptin anthocyanin dan glucoside hibiscin yang mempunyai efek diuretic dan choleretic, memperlancar peredaran darah, mencegah tekanan darah tinggi, meningkatkan kinerja usus serta berfungsi sebagai tonik (obat kuat).

Dari penelitian lainnya terbukti bahwa kelopak bunga Rosella mempunyai efek anti-hipertensi, kram otot dan anti infeksi-bakteri. Dalam eksperimen ditemukan juga bahwa ekstrak kelopak bunga Rosella mengurangi efek alcohol pada tubuh kita, mencegah pembentukan batu ginjal, dan memperlambat pertumbuhan jamur/bakteri/parasit penyebab demam tinggi. Kelopak bunga Rosella juga diketahui membantu melancarkan peredaran darah dengan mengurangi derajat kekentalan darah. Ini terjadi karena asam organik, poly-sakarida dan flavonoid yang terkandung dalam ekstrak kelopak bunga Rosella sebagai Farmakologi. Selain itu yang tidak kalah pentingnya adalah kelopak bunga Rosella mengandung vitamin C dalam kadar tinggi yang berfungsi untuk meningkatkan daya tahan tubuh manusia terhadap serangan penyakit.

Manfaat kelopak bunga Rosella
1.          Dapat mengurangi kepekatan/kekentalan darah
2.          Membantu proses pencernaan
3.          Mencegah peradangan pada saluran kencing dan ginjal
4.          Penyaring racun pada tubuh
5.          Mencegah kekurangan Vitamin C
6.          Melancarkan peredaran darah
7.          Melancarkan buang air besar
8.          Menurunkan kadar penyerapan alkohol
9.          Penahan kekejangan Bersifat detoksifikasi, menetralkan racun
10.        Menurunkan tekanan darah
11.        Menurunkan kadar gula darah pada penderita diabetes
12.        Menghambat tumbuhnya kanker
13.        Menjaga stamina
14.        Menurunkan kolesterol dalam darah
15.        Menyeimbangkan berat badan
16.        Mengurangi panas dalam dan susah BAB
17.        Menurunkan tingkat penggumpalan lemak di hati
18.        Mengurangi pusing / migraine
19.        Mengandung multivitamin, termasuk vit.C dan Beta karoten
20.        Membantu memulihkan dari ketergantungan obat

Penyakit yang dapat diobati :
1.          Tekanan Darah Tinggi ( Hipertensi )
2.          Batu Ginjal
3.          Batuk
4.          Lemah syahwat
5.          Lesu
6.          Demam
7.          Tekanan Perasaan
8.          Gusi berdarah
9.          Penyakit kulit
10.        Gigitan Serangga
11.        Luka
12.        Kurang darah

Bagaimana cara mengkonsumsinya ? Masukkan 5-7 kelopak bunga Rosella dan seduh dengan air panas, tunggu 5 menit, dan ramuan siap diminum. Rasa dari minuman ini seperti asam jawa. Untuk penderita sakit maag sebaiknya dibuat lebih encer. Kalau mau tambah gula boleh juga, tapi lebih baik dicampur pake madu saja sebagai pemanis.


tanaman rosela sudah banyak diusahakan petani


struktur batang, daun dan bunga rosella



potongan melintang bunga rosela



bunga rosella yang sudah dikeringkan

Jumat, 16 Oktober 2009

Daun Sirsak Pembunuh Sel-Sel Kanker

Tahu sirsak kan ? Pohonnya tidak begitu besar, paling tinggi sekitar 5 meter. Daunnya berwarna hijau pekat dan kaku. Bunganya kuning berkelopak tebak seperti bunga cempaka. Buahnya ? Hijau berduri lembut dengan bentuk yang berbeda-beda walau dalam satu pohon dengan isi putih yang kadang agak kekuningan. Biji hitam seperti biji semangka dengan ukuran selebar kuku jari. Daging buah putih berserat lembut dengan rasa asam sampai agak manis, enak untuk dibuat sirup atau jus dengan es batu.

Tahu khasiatnya selain sebagai bahan minuman yang menyegarkan ? TERNYATA BAGIAN POHONNYA DAPAT MENYEMBUHKAN PENYAKIT KANKER !!!

Pada awal thn 90-an, ditemukan semacam ‘jamu herbal’ dari suku-suku di daerah Amazon yang dapat menyembuhkan beberapa penyakit penting termasuk kanker. Setelah diteliti oleh para ahli farmasi dari AS, ternyata ramuan tersebut berasal dari daun pohon Graviola. Daun tersebut mengandung zat anti-kanker yang disebut Annonaceous Acetogenin, yang dapat membunuh sel-sel kanker tanpa mengganggu sel-sel sehat dalam tubuh manusia.

Industri farmasi tersebut mencoba mematenkan temuan’ ini, namun gagal krn bahan aktifnya murni berasal dari tumbuhan di alam yang artinya milik masyarakat umum. Karena itu, hasil penelitian ini kemudian dirahasiakan karena dikhawatir-kan dapat merugikan industri ‘chemotherapy’ yang pada saat itu merupakan alternatif terbaik untuk mengatasi penyakit kanker. Akibatnya sebuah obat anti-kanker yang sangat potensial dan murah menghilang untuk beberapa tahun sampai pada awal tahun 2000-an, salah seorang anggota tim peneliti farmasi tersebut membocorkan rahasia tersebut untuk membantu famili dekatnya yang terserang kanker.

Anggota famili tersebut sembuh dan menjadi bahan pembicaraan dokter-dokter yang merawatnya. Info ini kemudian tersebar luas dan diteliti ulang oleh para ahli farmasi/ kedokteran dari Korea dan Jepang. Hasilnya menakjubkan! Kini delapan jenis kanker sudah dapat diobati dengan daun Graviola ini.


Ternyata tanaman asli Amazon itu adalah yang dikenal oleh kita sebagai sirsak yang mempunyai nama Latin Annona muricata. Obat kanker yang mujarab ternyata tidak sulit dicari, sayangnya banyak orang yang belum tahu termasuk kalangan kedokteran yang masih menilai obat ini sebagai obat alternatif dimana penelitiannya masih berlangsung.


Konon Soursop atau Sirsak, buah dari pohon Graviola adalah pembunuh alami sel kanker yang ajaib dengan 10.000 kali lebih kuat dari pada kemoterapi.

Dari berbagai pengalaman yang sudah berhasil, dosis yang pernah dicoba adalah sebagai berikut :


· Untuk pencegahan, disarankan makan atau minum jus buah sirsak.

· Untuk penyembuhan :

10 helai daun sirsak yang telah hijau tua, direbus dengan 3 gelas air (600cc), dan dibiarkan hingga tersisa satu gelas air (200 cc). Setelah adem, lalu disaring dan diminum setiap pagi dan sore.


SETELAH MINUM, EFEKNYA BADAN TERASA PANAS MIRIP DENGAN EFEK KEMOTERAPI !!!

Akan tetapi, perlu diingat bahwa pengobatan secara herbal perlu keyakinan dan ketabahan serta kedisiplinan. Menurut pengalaman, setelah minum rutin selama 3-4 minggu efeknya baru bisa nampak. Kondisi pasien membaik, bisa beraktifitas kembali, dan setelah diperiksa lab/ dokter ternyata sel-sel kankernya mengering, sementara sel-sel lain yang tumbuh (rambut, kuku, dll) sama sekali tidak terganggu.

Dalam waktu 2 minggu, hasilnya bisa dicek ke dokter, katanya cukup berkhasiat. Daun sirsak ini katanya sifatnya seperti kemoterapi, bahkan lebih hebat lagi karena daun sirsak hanya membunuh sel sel yang tumbuh abnormal dan membiarkan sel sel yang tumbuh normal. Sedangkan kemoterapi masih ada efek membunuh juga sebagian sel sel yang normal.





Tips : Silahkan mencoba dengan ulet. Ingat bahwa pengobatan herbal umumnya tidak menimbulkan efek samping. Apabila percobaan anda memberikan hasil positif, sebarkan informasi ini untuk membantu sesama.